Tag Cloud

Ada kesalahan di dalam gadget ini

Entri Populer

Search This Blog

Followers

About Me

Foto saya
Bandung, Jawa Barat, Indonesia
one million reasons to hate me and one million reasons to love me

Archive

Minggu, 16 Oktober 2011

Kehidupan anak kampus

Dulu pas jaman-jamannya saya masih pake seragam merah-putih, biru-putih, sampe putih-abu saya selalu bilang ke temen-temen "duh pengen cepet-cepet kuliah deh biar ga usah pake seragam lagi terus bisa gaya-gayaan di kampus". Tapi setelah saya menjadi seorang mahasiswi yang saya idam-idamkan dari dulu, saya malah bingung dan sekarang kaliamat yang sering saya dan teman-teman lontarkan adalah "besok pake baju apa yah?" bukan karena saya seorang fashionista yang gila akan model pakaian yang lagi 'in' tapi karena saya kehabisan stock baju saya. Walaupun saya bukan tipe orang yang mementingkan soal apa yang saya pakai tapi ga mungkin kan saya pakai baju yang sama setiap minggunya. Dan saya baru menyadari sekarang betapa nyamannya memakai seragam.

Oke lupakan soal pakaian. sekarang saya akan membahas tentang sistem belajar di kampus yang bener-bener menguji kesabaran saya. dimulai dari jadwal saya yang padat dari hari senin sampe sabtu yang disambung lagi mentoring di hari minggunya. mana satu hari cuma satu mata kuliah yang berarti saya harus mempuh jarak 15km dengan waktu tempuh 45 menit belum lagi pulangnya!. terus dosen yang mengganti jam seenaknya.

Kangeeeen masa-masa SMA !!!!!
Read more...

Antologi Rasa - Ikan Natassa

Tiga sahabat. Satu pertanyaan. What if in the person that you love, you find a best friend instead of a lover?

K e a r a

Were both just people who worry about the breaths we take, not how we breathe.
How can we be so different and feel so much alike, Rul?
Dan malam ini, tiga tahun setelah malam yang membuatku jatuh cinta, my dear, dan aku di sini terbaring menatap bintang-bintang di langit pekat Singapura ini, aku masih cinta, Rul. Dan kamu mungkin tidak akan pernah tahu.
Three years of my wasted life loving you.

R u l y

Yang tidak gue ceritakan ke Keara adalah bahwa sampai sekarang gue merasa mungkin satu-satunya momen yang bisa mengalahkan senangnya dan leganya gue subuh itu adalah kalau suatu hari nanti gue masuk ke ruangan rumah sakit seperti ini dan Denise sedang menggendong bayi kami yang baru dia lahirkan. Yang tidak gue ceritakan ke Keara adalah rasa hangat yang terasa di dada gue waktu suster membangunkan gue subuh itu dan berkata, "Pak, istrinya sudah sadar," dan bahwa gue bahkan tidak sedikit pun berniat mengoreksi pernyataan itu. Mimpi aja terus, Rul.

H a r r i s

Senang definisi gue: elo tertawa lepas. Senang definisi elo? Mungkin gue nggak akan pernah tahu. Karena setiap gue mencoba melakukan hal-hal manis yang gue lakukan dengan perempuan-perempuan lain yang sepanjang sejarah tidak pernah gagal membuat mereka klepek-klepek, ucapan yang harus gue dengar hanya, "Harris darling, udah deh, nggak usah sok manis. Go back being the chauvinistic jerk that I love."
Thats probably as close as I can get to hearing that she loves 


I Love This Novel!
Saya sangat suka novel dengan sudut pandang orang pertama. Dan novel ini menyuguhkan sudut pandang tiga tokoh utama yang saling bergiliran bercerita (oh ya termasuk Panji, yang menurut saya hanya sebagai figuran).

Menceritakan tentang love and friendship yang sangat complicated banget 
Harris cinta Keara
Keara cinta Ruly
Ruly cinta Denise 
Denise cinta suaminya
aahhh pokoknya seru banget deh dan mereka berempat bersahabat dengan memendam rasa masing-masing. karakter tiap tokohnya dapet banget. Keara yang rada-rada bitchy and also a sweet girl, my lovely Harris si bad boy yang narsis, Ruly dan Denise yang alim.


yaaah pokoknya novel ini recomended banget deh
Read more...

Till We Meet Again - Yoana Dianika

Menjemput Cinta di Austria

Menceritakan tentang gadis bernama Elena Sebastian Atmadja blasteran Indonesia-Austria yang kembali tinggal di Wina setelah ia tinggal di Bandung karena ibunya yang seorang pemain biola meninggal dunia. Elena memutuskan untuk kuliah di Wina karena ingin meneruskan cita-cita ibunya yang seorang seniman.

Lalu cerita beralih ke kenangan masa kecil Elena yang pada saat itu baru kehilangan ibunya, dan ia menghilangkan kalung berliontin biola yang meenjadi satu-satunya kengangan dari ibunya. lalu ia dibantu oleh seorang bocah cilik bermata abu-abu yang memberinya kue dan juga menghiburnya. namun sayangnya Elena lupa menanyakan namanya padahal ia akan pulang ke Indonesia tempat kelahiran sang ayah.

Elena pun berkesempatan lagi untuk pulang ke kampung halamannya di Wina untuk melanjutkan study nya dan berharap menemukan bocah cilik yang telah membantunya. Lalu bertemulah dia dengan Chistopher von schwind dan Hans Steffano. lalu siapakah diantara dua laki-laki tersebut yang pernah ditemuinya waktu itu?

Pokoknya baca aja deh sendiri dijamin ga bakalan nyesel. Selain karena bahasanya enak dibaca. penulis juga mampu menggambarkan Wina dengan sangat detail.

Sebagai seorang pembaca saya tergolong orang yang lebih suka denangan Happy Ending daaaan novel ini membuat saya sangat senang, pokoknya unpredictable banget deh dan saya sangat suka akhir yang seperti ini.

Salah satu point plus lagi adalah covernya sangat menarik (yaaah memang cover gagas media selalu paling top)

Read more...

Perfect Chemistry - Simone Elkeles

Judul : Perfect Chemistry
Pengarang : Simone Elkeles
Penerjemah : Angelic Zaizai
Penerbit : Terakota
Ukuran : 13 x 20,5 cm
Halaman : 452
Harga : Rp 59.900,-

Sinopsis :
Brittany Ellis memiliki segalanya: cantik, pintar, kaya, dan pacar yang populer.

Alex Fuentes adalah gangster berdarah Mexico yang terlibat banyak masalah serius.

Saat mereka dipaksa menjadi partner lab di kelas Kimia, Brittany merasa inilah akhir dari kehidupan “sempurna” yang berusaha ia pertahankan selama ini. Sedangkan bagi Alex, inilah kesempatan untuk memenangkan taruhan guna mendapatkan sang diva.

Akankah Brittany jatuh dalam pelukan sang gangster dan melepas Colin Adams, sang kapten tim football? Saat kimia cinta mulai bereaksi, apa pun mungkin terjadi...

Review :

Sebenarnya Perfect Chemistry adalah seri pertama trilogi "Perfect Chemistry" buku kedua dan ketiga berjudul Rules Of Attraction dan Chain Reaction. Ketiga buku tersebut menceritakan tiga saudrara keturunan meksiko yang memiliki cerita masing-masing.
Perfect Chemistry menceritakan tentang Alex sang kakak tertua, Rules Of Attraction menceritakan tentang Carlos, dan Chain Reaction menceritakan tentang Luis si bungsu.
Berhubung buku kedua dan ketiga belum terbit jadi saya akan meriview buku pertama dulu dan berharap semoga kedua buku lanjutannya cepat diterbitkan.

Dalam novel ini penulis mengambil sudut pandang "Aku" yang terbagi dalam dua Bagian yaitu Alex dan Brittany.

Brittany Ellis: Cantik, pirang, populer, kapten cheerleader, rumah mewah, baju bermerek, dan lagi pacar kapten tim softball sekolah, padahal dibalik kesempurnaannya Britany memiliki berbagai masalah dalam keluarganya.

Alex Fuentes: seorang mexicano yang tentunya berkulit gelap, rela menjadi anak geng agar bisa melindungi keluarganya dan pastinya digambarkan dengan wajah ganteng. Walaupun Alex seorang bad boy tapi dia sangat menyayangi keluarganya.

Cerita bermula dari Brittany dan Alex yang saling tidak menyukai dengan alasan masing-masing. lalu di kelas kimia mereka terpaksa menjadi partner. dan selama itulah benih-benih cinta mulai muncul (haha bahasanyaaa)


Read more...

Pages

 
 

Designed by: Compartidísimo
Scrapping elements: Deliciouscraps©